Wednesday, February 19, 2014

| |


AWAL UDAH ANCUR GIMANA NATINYA???
cerita dari pengalaman yang mungkin masih menjadi kenangan.  Karena keegoisan ku relationship yang pernah aku jalani hancur lebur.  Tiga bulan aku jalani relationship dengan kebahagian kecemburuan dan semua bercampur baur jadi satu, satu bulan pertama begitu menyenangkan tiada kesedihan tapi pertengkaran selalu ada. Sehingga teman ku berkata padanya untuk memutuskan relationship ku  ini. Memang aq merasa bahwa relationship ini berbeda dengan relationship q yang pertama. Aku begitu nyaman meskipun pertangkaran terus berlanjut dengan sejuta semangat untuk bertempur dengan  kekasih ku dulu, sangat berbeda dengan relationship teman ku yang romantis-romantisan apalah. Jujur aku tak pernah bersikap romantis dengan dia. Begitupun sebaliknya. Relationship ku bukan relationship yang datar-datar aja tapi menurut ku ini suatu tantangan. Senangnya hati ku saat dia jujur bahwa dia memang suka aku. Kita bermufakat apakah kita menjalin hubungan relationship ini seperti halnya pacaran atau Cuma teman dekat aja. Beberapa menit setelah dia dan aku jujur tentang perasaan masing masing, akhir e kita putuskan buat pacaran aja. Aku punya komitmen. “kalau aku pacaran sama kamu aku gak mau di atur2 kita punya kepentingan dan kehidupan yang pacar gak usah ikut campur” dy setuju dengan komitmen ku itu. Dia gak glarank aku keluar atau bermain sama siapa aja. Jujur aku belum tau fisiknya dia terutama wajahnya. Kira kira satu bulan dia dan aku gak pernah ketemu, sehabis dia bilang kalau dia bimbang sama aku hati ku terkacau balau. Padahal aku udah sayang baget sama dia tapi kenapa dia bilang gitu. Tak terasa air mata ini begitu deras. Keadaan ku tak memungkinkan aku tuk menangis sekeras kerasnya. Waktu itu aku dalam keadaan sehabis rekreasi masih dalam perjalanan pulang, belum berapa jauh keluar dari malioboro. Kesedian menimpa ku hingga hati ini terasa nyesek. Hp ku tak matikan, dia coba hubungi teman yang duduknya bersebelahan. Aku belum siap untuk berbicara dengannya. Dia yang udah menghancurkan kebahagianku. Hingga akhirnya aku memutuskan untuk menelpon kakak ku, dia menasehati ku dan bisa menghiburku, tak beberapa lama dia menghubungi teman ku dan aku mau mengangkatnya. Jikalau aku tak berkonsultasi dengan kakak ku mungkkin aku bisa2 mengakhiri relationship ku ini. Karna dia merasa bersalah dia mengajak ketemu di warung, yang udah gak asing lagi bagiku. Keesokan harinya setelah aku pulang dari jogja dia menunggu ku 1 jam 2 jam. Maklum cewek, kan butuh bayak waktu.dia menyuruh ku untuk menyebrang jalan dengan hati-hati, mata ku melihat ke satu titik laki-laki yang membuat ku berpikir bahwa dia adalah orang yang menunggu ku. Tak lama aku berjalan ke titik itu tapi di sisi lain aku melihat teman yang selama ini aku kenal. Aku berfikir dua kali untuk melanjutkan berjalanan ke laki laki yang aku anggap dialah kekasih ku. Tak berapa lama aku sadar bahwa dia bukan lelaki yang aku pandang tadi. Dengan wajah shock aku melihatnya. Tak berapa lama aku pun menyadari bahwa dialah kekasih ku yang selama ini menggilku dengan sebutan sayang.   Kadang aku merasa ielfil dengan dy tapi perasaaku sayang baget sama dy, bagaimana pun dia aku harus bisa menerimanya.  . Sekitar satu jam aku di warung itu. si penjaga warung bilang ke kamu dengan memegang pundak ku, “ nak gak pantes cewek berjilbab kelakuannya seperti itu. aku pun takut dan langsung pergi.  Teman2 yang ada di situ bertanya Tanya ,, aku tak bisa menjawab sekarang. Dia cabut dengan temannya untuk menemui mantan TTMnya. Dia bercerita bahwa sebelum ketemu dengan ku dia di suruh mantan TTM nya untuk menemui I dia di sebuah candi yang dekat dengan rumah TTMnya.TTmnya adalah teman dekat ku . Aku beranggapan biasa saja, tapi lama kelamaan aku kecewa dengan sikapnya. Bagaimana tidak baru ketemu pertama udah kayak gitu gimana nantinya, tapi perasaan ini masih bisa tertahan dalam hati. Meski agak sakit. Di kemudian hari aku tak berfikir 2 kali untuk keluar dengan seorang laki-laki lain,tapi bagiku dia bukan laki-laki lain. Dy seorang kakak tempat ku  mencurahkan semuanya. Beberapa kali aku keluar, aku fikir kekasihku biasa saja ,dia menunjukkan sedikit kecemburuannya. tapi aku tak menyadarinya. Beberapa hari setelah kejadian itu kekasih ku berkata jujur bahwa ia besok di ajak keluar dengan sahabatnya tetapi sehabatnya menyuruh kekasih ku untuk mengajak mantan TTMnya. Begitu shock hati ku. Tak berfikir lama fikiranku tak begitu jernih pas aku PMS juga. Posesif ku kumat. Aku marah semarah marahnya. Dia bilang ke aku untuk mengcancel acaranya. Katanya sih DEMI AKU. Tapi kenyataannya nol BESAR. Semua omonganNYA BUlSHIT.  Aku mengetahinya bahwa keesokan harinya dia keluar. Di hati ku hanya kata-kata kotor yang terlontar dari mulut untuknya.si dia hanya minta maav satu kali aja. Dia seakan gak merasa bahwa aku marah besar padanya. Kata-kata kotor ku hanya di tertawakan. Seakan aku frustasi tentang hal itu. Kadang semua hilang karna jejaring social yang mendukung semua kelakuanku. keasyikanku dengan jejaring social lupa bahwa ada orang yang menunggu perhatianku. Keasyikan ku itu membawa murka dan menghapakan neraka bagiku. Yaitu putus dengannya. Dia memutuskanku hanya beralasan “TERNYATA KAU DI BELKANGKU SEPERTI ITU, MEMANG AKU TAK PUNYA JEJARING SEPERTIMU.” Beberapa kaliamat yang terlontar dari sms dia kepada ku. Kata yang ku ucap untuk terakhir kali sama seperti kata yang terucap dari bibirnya untuk ku terakhir kali. “ AKU MASIH SAYANG KAMU”. gimana bisa move on ? kalau kata terakhir kamu gitu? Hikz..  *_*
: KALAU CARI PACAR YANG PASTI PASTI AJA. YANG UDAH TAU KEBIASAANNYA DAN FISIKNYA, MESKIPUN CNTA GAK MEMANDANG DARI SEGI FISIK TAPI tampan kan juga perlu kan,, ?  ,, hahha,dan JANGAN JADI ORANG YANG EGOIS DALAM RELESHIPTION GAK USAH NEKO2 DEH KALAU UDAH PUNYA PACAR. APALAGI KALAU PACAR KAMU ORANGNYA PROTECTI. DAN YANG TERPENTING JAGA KOMITMEN KAMU YA!!!
Creted by : Nur Fadilah

0 comments:

ir arriba

Post a Comment

cursor



 
 

fabee | Diseñado por: Compartidísimo
Con imágenes de: Scrappingmar©

 
top