AWAL UDAH ANCUR GIMANA
NATINYA???
cerita dari
pengalaman yang mungkin masih menjadi kenangan.
Karena keegoisan ku relationship yang pernah aku
jalani hancur lebur. Tiga bulan aku jalani
relationship dengan kebahagian kecemburuan dan semua bercampur baur jadi satu,
satu bulan pertama begitu menyenangkan tiada kesedihan tapi pertengkaran selalu
ada. Sehingga teman ku berkata padanya untuk memutuskan relationship ku ini. Memang aq merasa bahwa relationship ini
berbeda dengan relationship q yang pertama. Aku begitu nyaman meskipun
pertangkaran terus berlanjut dengan sejuta semangat untuk bertempur dengan kekasih ku dulu, sangat berbeda dengan relationship
teman ku yang romantis-romantisan apalah. Jujur aku tak pernah bersikap
romantis dengan dia. Begitupun sebaliknya. Relationship ku bukan relationship
yang datar-datar aja tapi menurut ku ini suatu tantangan. Senangnya hati ku
saat dia jujur bahwa dia memang suka aku. Kita bermufakat apakah kita menjalin
hubungan relationship ini seperti halnya pacaran atau Cuma teman dekat aja.
Beberapa menit setelah dia dan aku jujur tentang perasaan masing masing, akhir
e kita putuskan buat pacaran aja. Aku punya komitmen. “kalau aku pacaran sama kamu
aku gak mau di atur2 kita punya kepentingan dan kehidupan yang pacar gak usah
ikut campur” dy setuju dengan komitmen ku itu. Dia gak glarank aku keluar atau
bermain sama siapa aja. Jujur aku belum tau fisiknya dia terutama wajahnya.
Kira kira satu bulan dia dan aku gak pernah ketemu, sehabis dia bilang kalau
dia bimbang sama aku hati ku terkacau balau. Padahal aku udah sayang baget sama
dia tapi kenapa dia bilang gitu. Tak terasa air mata ini begitu deras. Keadaan
ku tak memungkinkan aku tuk menangis sekeras kerasnya. Waktu itu aku dalam
keadaan sehabis rekreasi masih dalam perjalanan pulang, belum berapa jauh
keluar dari malioboro. Kesedian menimpa ku hingga hati ini terasa nyesek. Hp ku
tak matikan, dia coba hubungi teman yang duduknya bersebelahan. Aku belum siap
untuk berbicara dengannya. Dia yang udah menghancurkan kebahagianku. Hingga
akhirnya aku memutuskan untuk menelpon kakak ku, dia menasehati ku dan bisa
menghiburku, tak beberapa lama dia menghubungi teman ku dan aku mau
mengangkatnya. Jikalau aku tak berkonsultasi dengan kakak ku mungkkin aku bisa2
mengakhiri relationship ku ini. Karna dia merasa bersalah dia mengajak ketemu
di warung, yang udah gak asing lagi bagiku. Keesokan harinya setelah aku pulang
dari jogja dia menunggu ku 1 jam 2 jam. Maklum cewek, kan butuh bayak waktu.dia
menyuruh ku untuk menyebrang jalan dengan hati-hati, mata ku melihat ke satu
titik laki-laki yang membuat ku berpikir bahwa dia adalah orang yang menunggu
ku. Tak lama aku berjalan ke titik itu tapi di sisi lain aku melihat teman yang
selama ini aku kenal. Aku berfikir dua kali untuk melanjutkan berjalanan ke
laki laki yang aku anggap dialah kekasih ku. Tak berapa lama aku sadar bahwa
dia bukan lelaki yang aku pandang tadi. Dengan wajah shock aku melihatnya. Tak
berapa lama aku pun menyadari bahwa dialah kekasih ku yang selama ini menggilku
dengan sebutan sayang. Kadang aku
merasa ielfil dengan dy tapi perasaaku sayang baget sama dy, bagaimana pun dia
aku harus bisa menerimanya. . Sekitar
satu jam aku di warung itu. si penjaga warung bilang ke kamu dengan memegang
pundak ku, “ nak gak pantes cewek berjilbab kelakuannya seperti itu. aku pun
takut dan langsung pergi. Teman2 yang
ada di situ bertanya Tanya ,, aku tak bisa menjawab sekarang. Dia cabut dengan
temannya untuk menemui mantan TTMnya. Dia bercerita bahwa sebelum ketemu dengan
ku dia di suruh mantan TTM nya untuk menemui I dia di sebuah candi yang dekat
dengan rumah TTMnya.TTmnya adalah teman dekat ku . Aku beranggapan biasa saja,
tapi lama kelamaan aku kecewa dengan sikapnya. Bagaimana tidak baru ketemu
pertama udah kayak gitu gimana nantinya, tapi perasaan ini masih bisa tertahan
dalam hati. Meski agak sakit. Di kemudian hari aku tak berfikir 2 kali untuk
keluar dengan seorang laki-laki lain,tapi bagiku dia bukan laki-laki lain. Dy
seorang kakak tempat ku mencurahkan
semuanya. Beberapa kali aku keluar, aku fikir kekasihku biasa saja ,dia
menunjukkan sedikit kecemburuannya. tapi aku tak menyadarinya. Beberapa hari
setelah kejadian itu kekasih ku berkata jujur bahwa ia besok di ajak keluar
dengan sahabatnya tetapi sehabatnya menyuruh kekasih ku untuk mengajak mantan
TTMnya. Begitu shock hati ku. Tak berfikir lama fikiranku tak begitu jernih pas
aku PMS juga. Posesif ku kumat. Aku marah semarah marahnya. Dia bilang ke aku
untuk mengcancel acaranya. Katanya sih DEMI AKU. Tapi kenyataannya nol BESAR.
Semua omonganNYA BUlSHIT. Aku
mengetahinya bahwa keesokan harinya dia keluar. Di hati ku hanya kata-kata
kotor yang terlontar dari mulut untuknya.si dia hanya minta maav satu kali aja.
Dia seakan gak merasa bahwa aku marah besar padanya. Kata-kata kotor ku hanya
di tertawakan. Seakan aku frustasi tentang hal itu. Kadang semua hilang karna
jejaring social yang mendukung semua kelakuanku. keasyikanku dengan jejaring social
lupa bahwa ada orang yang menunggu perhatianku. Keasyikan ku itu membawa murka
dan menghapakan neraka bagiku. Yaitu putus dengannya. Dia memutuskanku hanya
beralasan “TERNYATA KAU DI BELKANGKU SEPERTI ITU, MEMANG AKU TAK PUNYA JEJARING
SEPERTIMU.” Beberapa kaliamat yang terlontar dari sms dia kepada ku. Kata yang
ku ucap untuk terakhir kali sama seperti kata yang terucap dari bibirnya untuk
ku terakhir kali. “ AKU MASIH SAYANG KAMU”. gimana bisa move on ? kalau kata
terakhir kamu gitu? Hikz.. *_*
: KALAU CARI PACAR YANG PASTI
PASTI AJA. YANG UDAH TAU KEBIASAANNYA DAN FISIKNYA, MESKIPUN CNTA GAK MEMANDANG
DARI SEGI FISIK TAPI tampan kan juga perlu kan,, ? ,, hahha,dan JANGAN JADI ORANG YANG EGOIS
DALAM RELESHIPTION GAK USAH NEKO2 DEH KALAU UDAH PUNYA PACAR. APALAGI KALAU
PACAR KAMU ORANGNYA PROTECTI. DAN YANG TERPENTING JAGA KOMITMEN KAMU YA!!!
Creted by : Nur Fadilah



0 comments:
Post a Comment