Kado terindah pembawa bencana
Liburan unas seolah di
tunggu oleh siswa kelas 3 SMA. Setelah
menghadapi exam-exam yang melelahkan. Tiba saatnya untuk berlibur. Betapa
senengnya bisa berlibur dengan sakelas termasuk sang kekasih yang udah
menjalani hubungan selama 2 tahun terakhir ini. “Sayang besok jangan lupa ya
duduk sebelahku”. Sapa dia dari belakang dengan menggandeng tanganku. “ Hahaha kalau
itu pasti iyanya sayang” jawab ku dengan lembut. “Say di anterin pulang tah, kasian kamu
pulang sendirian” wajah memohon yang tak
bisa di pungkiri . Boleh jadi boleh
jadi.” Ucap ku. Sebelum memasuki halaman komleks rumahku , banyak orang di sekitar rumah , hati ku tersentak
“ADA APA” ?? begitu kagetnya aku ketika
memasuki halaman rumah. Ya allah ternyata kerja bakti untuk membagun musholla. Semua
mata tertuju pada ku. turun dimana sayang??” dengan nada rendah. Di situ ae biar gak
keliatan tetangga say” suaraku rendah
dengan muka malu. “sayang udah dulunya sampai besok di kota bali”.suaranya
beharap. Dalam berjalanan pulang semua tetangga terseyum padaku.
|
From :nyett
Sayang udah berangkat tah ndek mana
sekarang . semua udah pada kumpul.
Sakit ta kmu sayang.?? Kamu ikut kan sayang,, !!! cepetan sayang
miss u bagett,, iki
|
Emang sekrang jam berapa se.? kok lebay baget smsnya sampek 50 sms dan
isinya pun sama. Deg…deg…deg… jantung ku berdetak begitu kenceng.”waduh
terlambat aku, di suruh kumpul jam 7 malah sekarang jam 07.30. tanpa berfikir
lama dengan kecepatan speedy mandi, makan dan make up cukup butuh waktu 5
menit. “ma aku berangkat dulu, tasnya udah tak bawa. Assalamualaikum” . nada
tergesa-gesa yang amat mendalam. “bentar toh dek, ayah lagi nganterin nenek ke
rumah bibi” jawab mama dengan nada santai.
“gak bisa ma ini udah telat, ya udah aku bawa sepeda motor aja biar
nanti di ambil sama ayah”. Fikiranku buntu sudah. “adekk tenang dulu, kamu loh
gak bisa naik sepeda motor gimana mau nyampek sekolahan malah kecelakaan
nantinya”. Wajah mama tetap tenang. Tin,,tin,, suara lakson mobil dari luar.
Cepat-cepat aku berlari melihatnya. “loh sayang ngapain kamu kesini “ Tanya ku
dengan seribu penasaran. “cepetan sayang aku khawatir kalau kamu sakit atau gak
ikut, aku gak mau kalau kamu gak ikut sayang”.
cepatan pamit ke mamamu. “ Wajahnya yang sok khawatir. Aku lari dengan
gaya pelari marathon biar cepet ketemu mama, habis itu berangkat dehh,,!! “mama
aku di udah di jemput sama temenku jadi aku
gak perlu nunggu ayah lagi”. Dengan wajah tergesa-gesa plus kecape’an
juga. “iya dek, hati-hati di jalan jangan ngebut lohh”. Jawab mama dengan nada
senang. “iya ma .. asslamualaikum mama sayang.” Terjawab dengan nada wajah
bahagia. Gak sampek 20 menit udah nyampek sekolahan. Ngeebut baget emang. Biasanya aja kalau
berangkat hampir 30 menit. Semua udah di dalam bus. “wadoh emang Cuma aku yang
belum datang”. Gumanku dalam hati. Ye.. fab fabe kamu kemana aja , nungguin kamu lohh dari
tadi. Wajah yang agak kesal menghadap ku. Ya maaf lah tadi loh aku ketiduran
e.” dengan wajah yang agak melas”. Encen kamu tukang tidur alias KEBO.” Sahut
temanku. Teman teman menertawaiku.
Perjalanan ke bali butuh waktu
sekitar 5 jam. 3 hari 2 malam waktuberlibur. berkunjung di pantai2 dan pastinya narsis2 dengan
pasangannya sendiri-sendiri. Dokumentasi
amat banyak dengan kekasihku tercinta. Munggkin setiap tempat pasti ada
dokumentasi. Setiap detik,menit dan jam Selalu bersama-sama kecuali waktu tidur. Malam
terakhir di bali di sisi pantai aku berbaring menatap bintang-bintang dan
pemandangan malam pantai bersamanya.
|
From: deva
Fab ayo kerumah e pacar kamu. Kata e
dia kagen sama kamu loh. Kamu gak kgen tah sama dia..? habis ini tak jemput
gak boleh lama. Dan harus ikut
|
Cialah dari dia tak kira dari sang
kekasih tercinta. Jelas gak bisa ikutnya. habis ini aku mau ada pertemuan
keluarga kok. Gak ku bales biar deva deh
kesini. Kringg…kringg…kring. Ya ini dia datang. “maaf aku gak bisa ikut habis
ini ada pertemuan keluarga penting baget e, maaf ya aku gak bisa ikut. Nantik
aku susul aja deh.” Minta ku dengan wajah melas. “iya deh tapi harus
nyusul loh ya kalau enggak bakal nyesel
kamu nanti.” Iya2,, jangan kuatir lah.” Jawab ku dengan nada santai. Huh
ternyata acara keluarga gak begitu membosankan juga e. aku gak nyusul deva karna udah kecape’an. Satu minggu
setelah dari bali aku. Alan tak ada kabar sama sekali. Aku igat janji alan
untuk hang out bareng setelah satu minggu dari bali
|
To: nyett
Sayang
habis ini aku kerumah kamu. Aku udah kgen berat sama kamu syang… cintaku..
ndang siap2 ya ,,
|
Tak ada balasan dari dia. gak pakek lama. Aku berangkat . Sesampainya di
depan rumahnya aku baru ingat kalau hari ini
ulang tahunku yang ke 17 tahun. Wah mangkaanya dia ngajak aku hangout
bareng. Semangat 45 ku bangkit dengan sendirinya. Tok..tok..tok.
“assalamualaikum”.kok gak ada jawabannya. Beberapa saat ada suara terdengar
menuju kedepan. “iya waalaikumsalam nak fabe ya.” Jawabnya dengan nada yang amat lembut. “te alannya ada? “. Tanya ku dengan wajah
penasaran. Tak lama kemudian adiknya keluar dengan isak tangis. Di susul dengan
tangisan ibunya. Perasaan yang membuat ku penasaran memberanikan bertanya. “ loh te kenapa, ada apa te?”.
Kegelisaan ku bertambah besar. “kamu yang sabar ya fab, alannya udah di
istirahatkan dengan tenang”. Jawabnya lembut dengan bayak beban. Batin ku tak
terima dengan kenyataan ini. Tak terasa air mata mengalir begitu deras. “dari
kapan te dia gak ada?” Tanya ku bercapur dengan isak tangis yang deras. “udah
satu minggu yang lalu , sebelumnya dia sudah crita banyak tentang kamu, dia
ingin membelikan kado, tapi di tengah perjalan
pulang sepeda motor yang ia tumpangi di
tabrak oleh truk. Dia meninggal di tempat kejadian, sebelumnya dia menitipkan
ini untuk kamu, tante juga nemu’in ini di tasnya Alan”. Tuturnya. Ibunya
memberikan secarik kertas dan kadonya “ kenapa saya tidak di beritahu te.” Tanya ku dengan
nada gegana. “ katanya temen kamu, kamu
udah di ajak kesini. Tapi kamu katanya ada acara penting.”. jawabnya dengan
beribu butiran air mata. Aku baru ingat sms deva 1 minggu yang lalu. Tak lama
kemudian aku meninggalkan rumah itu dengan butiran air mata yang mengalir.dan
aku berjalan ke atas gedung.
Creted by : Nur Fadilah



0 comments:
Post a Comment