Friday, April 11, 2014

| |


Anak ingusan

Malam begitu indah tapi tak sesuai hati alin yang saat ini gegana.   Karna 1 hari lalu alin putus dengan sang kekasih Tittt.. Tit… tit.. Suara BBM masuk di Benda yang kayak nampan itu " lin udah gak sedih tah? Jangan sedih nantik bulan di pipimu gak terlihat lagi lohh hehehhe" ujar danang di BBM tadi. Alin menggerutu dalam hati karna perkataan danang . Setalah merangkai kata-kata ia membalas BBM danang . " heh bulan ku udah pindah ke kamu yo !! Aku udah gak punya bulan wekz :P " jawab alinn kesal. Meskipun ia kesal dengan danang tapi danang datang tuk menghibur ke galuannyan. Yang tadi hati alin gegana 100 % sekarang telah berubah 99,9% menjadi senang.
Pagi hari alin telah bersiap tuk sekolah dengan  menunggu di depan rumah dan berangkat bersama danang. Tak sampai 1 menit danang telah sampai dedepannya. " hey kok cepet??" sapa alin. "ye alin kan rumah Cuma berjarak 2 rumah aja gak sampek 1 menit kalik lin " jawab danang sambil betulin rambutnya. " hahhaha mungkin aja macet :P " jawab alin sewot. Berpincangan alin dan danang berakhir hingga sekolah. Ia tak 1 kelas dengan danang lebih tepaatnya ia adek kelas danang. Di depan kela 11-IA7  dyah  menghambiri alin. Dia sahabat alin dan danang  dari SMP tapi sayangnya dyah lebih tua  darinya  bisa dibilang  alin adek kelas dyah. "hayy linn pagi-pagi udah nyambar cowok aja" sapa dyah sewot. " heh nyambar cowok ? Igak dehh,, ! Dari pagi Cuma sama danang doang " jawab alin ita itu. " hadeh alin ya itu maksudku gak peka kamu itu pacarannya sama …… ". Perbincangan terhenti karna bel sekolah berbunyi. Sewaktu masuk kelas semua pandangan tertuju pada alin . " whats wrong with me?" guman alin  dalam hati. Ketika duduk di kursi alin di colek oleh teman sebangkunya. " he lin kamu pacaran yah sama danang"  tanyanya sambil mengaruk kepala." heh apa2an pacaran sama danang ? Gak akan dan gak akan pernah " jawab alin nyolot. Kabar kabar di kelas 10-IA5  kalau alin pacaran dengan danang. Tak ambil pusing alin maju kedepan kelas dan berkata kepada semua seisi kelas " hayy teman2 attantion plies aku gak ada apa-apa sama danang Cuma teman biasa aja gak lebih gak usah percaya sama gosip murahan gitu" ujar alin panjang lebar. Teman-teman alin seolah tak peduli dengannya. Mereka malah menertawakan. Kelas 11-IA7  sudah mendengar gosip bahwa alin sama danang telah menjalin sebuah hubungan. Alin semakin pusing dan tak tau harus berbuat apa. Danang berdiri di depan kelas dan kelakuan alin yang paling bodoh ia mengandeng tangan danang seolah remaja yang berpacaran. Gosip itu semakin menyebar hingga dyah sahabat alin dan danang mendengarnya. Sejak gosip itu beredar dyah sangat canggung dengan alin. Ia seakan2 tak kenal alin.
Alin kirim DM ke dyah ia mengajaknya hang out bareng-bareng
Text Box: To : dyah
Dy ayo hang out bareng-bareng sama
Danang. Mumpung dia mau nraktirDescription: C:\Users\ASUSA4~1\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\02\clip_image001.png


Tak ada balasan dari dyah. Dyah seakan tak merespon semua sms, bbm , dm atau  selainnyaa. Alin mengira bahwa dyah sedang PMS. Ia tak menghiraukan tentang dyah
 Sang mentari telah menyambar dunia. Alin siap tuk berangkat dengan ojek danang. Tin..tin.. Suara klakson sepada danang berbunyi tepat di depan alin " ayo tuan putri " suruh danang. Alin terpukul malu dan membalasnya hanya dengan seyuman.
Memasuki halaman sekolah semua mata tertuju pada mereka berdua tapi tak termasuk mata dyah. Alin semakin heran dengan dyah. Ia terlihat begitu sewot dan tak menghiraukan kedatangan alin. " dyah " sapa alin di halaman sekolah. Tapi tak ada jawaban darinya. alin meneruskan sapa'an itu " dyah salamnya ke danang" ujar alin sambil mengeraskan suara agar dyah mendengar ocohannya tadi. Dyah hanya melihat alin dengan pandangan kesal .
Waktu begitu lama tuk bel sekolah berbunyi. Alin tak nyaman dengan perlakuan dyah akhir-akhir ini. Ia menghampirinya di taman belakang sekolah " dyah kamu kenapa ?? Kalau ada masalah cerita.. " tanya alin kepo. Dyah tak menjawab tapi alin terus mendesak dyah. " gini loh lin seumpama kamu punya sahabat  cowok tapi sahabat itu tak mengiraukanmu ia lebih care sama anak yang masi ingusan, ia lebih terbuka sama anak tadi padahal ia bukan siapa-siapanya. Apalagi anak ingusan itu teman dekat kita ya seperti sahabat cewek  gitu . Kamu lebih memilih perasaanmu yang suka sahabat cowokmu tadi apa memendam perasaan ini buat menjaga persahabatanmu dengan sahabat yang ingusan cewekmu tadi" perjelas dyah. " kalau aku sih mending jaga perasaan ku  aja kan belum tentu yang cewek suka sama yang cowok kan dari pada nyakitin hati diri sendiri " jawab alin . Belum sempat dyah menjawawab alin bertanya lagi " emang siapa dy..? Kok gak pernah crita " tanya alin lagak ita itunya keluar. Dyah udah panas dan ia keceplosan " gimana aku crita ke kamu lin yang aku maksud tadi itu kamu kok alin " jawab dyah dengan nada jengkel. Setelah  kejadian itu alin berlari ke kelas dan merasa bersalah. Tak lama Danang menjemput alin ke kalasnya suara sorak'an teman-teman terdengar begitu keras. Danang mengandeng tangan alin dan membawanya ke taman belakang . Sebelum danang berbiacara alin menyambar dahulu " nang udah jangan deketin aku lagi, aku tak tau harus bicara dari mana, intinya jangan deket aq lagi . " ujar alin dan meneteskan air mata. " leh kamu kenapa aku ada yang salah kah denganku ?? " tanya dangan dengan ekspresi blo'on. " karena ada yang gak suka kalau kamu terlalu deket sama aku lebih baik kamu lebih deket sama yang lain aja aku Cuma anak ingusan yang masi bau kencur." jawab alin panjang lebar. Setelah itu alin meninggalkan danang dengan berlinangan air mata.

0 comments:

ir arriba

Post a Comment

cursor



 
 

fabee | Diseñado por: Compartidísimo
Con imágenes de: Scrappingmar©

 
top